NAMA :
MOHD. REZA LAGAN NO
ABSEN : 16
NIM :
1008015166
KELAS : C
TUGAS HUKUM & TEKNOLOGI
TEKNOLOGI
Teknologi
informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan,menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
pendidikan, dan lain lain.
Perkembangan
teknologi informasi dan teknologi komunikasi memacu suatu cara baru dalam
kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir,kehidupan seperti ini
dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai
kehidupan elektronik.
Segala aspek kehidupan tersebut telah mampu
berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan
perkembangan masyarakat dari masyarakat yang tradisional menjadi masyarakat
moderen, kemudian secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat
menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan
tersebut adalah pada aspek Teknologi Informasi, contoh paling sederhana tentang
hal ini adalah bila pada masyarakat yang masih tradisional dahulu dalam
pencapaian informasi dari jarak jauh memerlukan waktu yang begitu lamanya,
karena saat itu masih menggunakan cara pengiriman pesan masih sederhana yaitu
surat-menyurat, kemudian berkembang menjadi faksimile kemudian telepon dan
sekarang pada tingkat yang lebih moderen telah muncul telepon genggam dalam
beragam jenis dan fitur-fitur canggih yang mendominasinya.
Tentu
kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan
umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga
memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada
di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti
Indonesia. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh
kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut masyarakat,
baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi
seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya
melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di
pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif
maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dampak positif
misalnya, kemudahan dalam berkomunikasi lewat telepon seluler atau internet,
mudahnya mendapatkan informasi dari internet, sekarang masyrakat tidak hanya
bisa berkomunikasi lewat telepon seluler sedangkan hal negatifnya ialah,
banyaknya kasus penipuan lewat sms, akun facebook yang dibobol, dan yang lebih
parah lagi sandi atau password ATM yang mudah dibobol oleh orang-orang yang tidak
bertanggung jawab. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola
hidup dan pola pemikiran masyarakat dengan segala image yang menjadi ciri khas
mereka.
Dampak
Positif yang dapat ditimbulkan oleh teknologi
1.
Surat menyurat (email) , fasilitas ini sudah sering klai kita dengar karena
dengan fasilitas ini tidak hanya untuk saling mengirim pesan yang panjang tapi
juga dapat mengirim tugas dalam proses belajar.
2.
Berbincang (chatting), fasilitas ini memungkinkan orang untuk saling
berkomunikasi satu sama lainnya, dengan belahan dunia manapun.
3.
Mengambil/mengirim informasi (download/upload), berbagai informasi apapun
dapat diperoleh melalui internet,dan juga kita dapat mengirimkan (upload)
informasi-informasi penting yang kita ketahui.
4.
Menggunakan teknologi “Teleconference”(berbincang dengan beberapa orang dalam
sekaligus), karena dapat menghemat waktu,kapasitas untuk membagikan informasi
tidak perlu mengenal letak geografis.
5.
Mendapatkan hiburan,tidak hanya bagi orang dewasa saja, anak-anak kecil pun
sudah memanfaatkan internet,walaupun hanya untuk mendapatkan kesenangan.
6.
Internet juga memotivasi cara belajar anak dengan cara memanfaatkan software
yang menarik minat anak belajar.isi atau materi pelajaran yang menarik
diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kegembiraan.
Sekaligus menghindarkan anak dari rasa tertekan saat belajar karena menganggap
pelajaran sulit dan menakutkan, dan sebagainya.
Dampak
negative yang dapat ditimbulkan oleh Teknologi
Ketergantungan
Media
komputer memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang
diberikan oleh penggunanya. Terlalu atraktifnya, membuat penggunanya
seakan-akan menemukan dunianya sendiri yang membuatnya terasa nyaman dan tidak
mau melepaskannya. kita bisa menggunakan komputer sebagai pelepas stress dengan
bermain gamesyang ada.
Pornografi
Anggapan
yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah.
Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.
Begitu banyak situs-situs pornografi yang ada di internet, meresahkan banyak
pihak terutama kalangan orang tua yang khawatir anak-anaknya akan mengonsumsi
hal-hal yang bersifat porno. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi yang
bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
Ironisnya, ada situs-situs yang memang menjadikan anak-anak sebagai target
khalayaknya. Mereka berusaha untuk membuat situs yang kemungkinan besar
memiliki
Sikap Anti sosial
Dimana
pengguna komputer tersebut tidak lagi peduli kepada lingkungan sosialnya dan
cenderung mengutamakan komputer. Selain itu, pengguna komputer tersebut tidak
peduli lagi apa yang terjadi disekitarnya, satu-satunya yang dapat menarik
perhatiannya hanyalah komputer saja. Orang akan menjadi lebih jarang
berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal
dan emosionalnya tidak berkembang secara optimal. Lama kelamaan, seseorang akan
sulit menjalin komunikasi dan membangun relasi dengan orang-orang disekitarnya.
Bila hal tersebut tidak segera ditanggulangi akan menumbulkan dampak yang
sangat buruk, yang dimana manusia lama kelamaan akan sangat individualis dan
tidak akan ada lagi interaksi ataupun sosialisasi.
Semua hasil pengembangan IPTEK
khususnya dibidang teknologi informasi tersebut telah mampu mengatasi sebagian
besar masalah manusia dalam berbagai macam kegiatan pemenuhan kebutuhan hidup.
Di zaman yang modern ini semua serba instan, cepat dan tepat. Walaupun
demikian, penyalahgunaan IPTEK juga sering dilakukan oleh manusia yang tidak
bertanggung jawab dalam kegiatan kejahatan, dan bahkan merusak diri sendiri dan
sesama. Sebagai makhluk yang berakal budi, maka kita seharusnya mensyukuri dan
memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini untuk menjadikan hidup kita
ke arah yang lebih baik,
GLOBALISASI
Globalisasi menurut wikipedia adalah
sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan
ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas
suatu negara menjadi semakin sempit. Globalisasi
adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara
saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang
melintasi batas Negara
Sedangkan
menurut IMF, globalisasi merupakan pertumbuhan saling ketergantungan ekonomi
antar negara di seluruh dunia melalui peningkatan volume dan berbagai transaksi
barang dan jasa melalui lintas perbatasan dan arus modal internasional, dan
juga melalui penyebaran difusi teknologi yang cepat dan luas.
Pada perkembangannya, globalisasi
menjadi salah satu inovasi yang sangat berkembang pesat di zaman modern ini.
Globalisasi menyatukan orang dari berbagai negara, suku, ras, agama, dan status
sosial. Globalisasi seakan-akan telah menghancurkan batas-batas negara, suku
dan menjadikan dunia tanpa batas.
Globalisasi memicu perkembangan
negara-negara di zaman modern ini baik di bidang ekonomi, komunikasi, maupun
teknologi. Dengan globalisasi, negara-negara mampu saling bersaing dan
bekerjasama dengan negara lain dalam mengembangkan ekonomi. Globalisasi
teknologi dan komunikasi juga membuat negara-negara di dunia dimudahkan untuk
mengakses informasi dari berbagai dunia secara lengkap dan cepat pada saat itu
juga.
Bagi Indonesia, proses globalisasi
telah begitu terasa sekali sejak awal dilaksanakan pembangunan. Dengan
kembalinya tenaga ahli Indonesia yang menjalankan studi di luar negeri dan
datangnya tenaga ahli (konsultan) dari negara asing, proses globalisasi yang
berupa pemikiran atau sistem nilai kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan
sesuai dengan kondisi di Indonesia.Globalisasi secara fisik ditandai dengan
perkembangan kota-kota yang menjadi bagian dari jaringan kota dunia. Hal ini
dapat dilihat dari infrastruktur telekomunikasi, jaringan transportasi,
perusahaan-perusahaan berskala internasional serta cabang-cabangnya.
Dari sisi politik, gelombang
globalisasi yang sangat kuat yakni gelombang demokratisasi. Sesudah perang
dingin dan rontoknya komunisme, umat manusia menyadari bahwa hanya prinsip-prinsip
demokrasi yang dapat membawa manusia kepada taraf kehidupan yang lebih baik.
Angin demokratisasi telah merasuk ke dalam hati rakyat di setiap negara. Mereka
melakukan gerakan sosial dengan menggugat dan melawan sistem pemerintahan
diktator atau pemerintahan apapun yang tidak memihak rakyat.
Kasus serupa juga terjadi di
Indonesia, yaitu dengan runtuhnya rezim pemerintahan Orde Lama dan runtuhnya
rezim pemerintahan Orde Baru. Di Indonesia sejak bergulirnya reformasi,
gelombang demokratisasi semakin marak dan tuntutan akan keterbukaan politik
semakin terlihat.
Dari
segi globalisasi ekonomi dari aspek permodalan, dari sisi ketersediaan akses dana
akan semakin mudah memperoleh investasi dari luar negeri. Investasi
secara langsung seperti pembangunan pabrik akan turut membuka lowongan kerja.
hanya saja dampak positif ini akan berbalik 180 derajat ketika pemerintah tidak
mampu mengelola aliran dana asing, akan terjadi justru penumpukan dana asing
yang lebih menguntungkan pemilik modal dan rawan menimbulkan krisis ekonomi
karena runtuhnya nilai mata uang Rupiah. Belum lagi ancaman dari semakin
bebas dan mudahnya mata uang menjadi ajang spekulasi. Bayangkan saja jika
sebuah investasi besar dengan meilbatkan tenaga kerja lokal yang besar tiba2
ditarik karena dianggap kurang prospek sudah barang tentu hal ini bisa
memengaruhi kestabilan ekonomi.
Dampak positif globalisasi ekonomi dari sisi semakin mudahnya diperoleh barang impor yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia, alih tehnologi juga bisa terbuka sangat lebar, namun kondisi ini juga bisa berdampak buruk bagi masyarakat karena kita cenderung hanya dijadikan objek pasar, studi kasus seperti produksi motor yang di kuasai Jepang, Indonesia hanya pasar dan keuntungan penjualan dari negeri kita akan dibawa ke Jepang memperkaya bangsa Jepang. Dampak positif globalisasi ekonomi dari aspek meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia.
Dampak positif globalisasi ekonomi dari sisi semakin mudahnya diperoleh barang impor yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia, alih tehnologi juga bisa terbuka sangat lebar, namun kondisi ini juga bisa berdampak buruk bagi masyarakat karena kita cenderung hanya dijadikan objek pasar, studi kasus seperti produksi motor yang di kuasai Jepang, Indonesia hanya pasar dan keuntungan penjualan dari negeri kita akan dibawa ke Jepang memperkaya bangsa Jepang. Dampak positif globalisasi ekonomi dari aspek meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia.
Pada zaman 19-20 ekonomi dan
teknologi menjadi aspek terbesar bagi perkembangan peradaban dunia. Akan tetapi
pada faktanya, globalisasi juga menjadi alat baru untuk malancarkan
neokolonialsime barat. Globalisasi ekonomi membuat perdagangan internasional
menjadi sangat luas dan tanpa batas. Karena itu, diperlukan suatu hukum
internasional yang mengatur hubungan ekonomi antar negara. Contoh misalnya,
baru-baru ini dibuat suatu perjanjian biateral antara Cina dan Indonesia
mengenai program ekspor impor terutama impor barang cina di Indonesia yang pada
dekade ini semakin membeludak
Globalisasi satu sisi memiliki implikasi yang positif bagi perkembangan ekonomi suatu negara, akan tetapi pada kenyataannya skenario globalisasi ini hanyalah dibuat semata-mata oleh orang orang yang berkepentingan (western world) dengan maksud mendominasi. Dimana hal ini sebenarnya hanya khayalan belaka untuk sebagian besar non-western world (negara-negara selain di barat). Semua harapan jutaan orang di seluruh dunia telah sirna ketika mereka menyadari bahwa sebenarnya globalisasi itu hanyalah sebuah permainan negara barat untuk mendominasi secara menyeluruh di dunia. Seluruh negara yang menaruh kepercayaan pada kerjasama finansial multinasional dan internasional, organisasi-organisasi, bank, dan semua isu pembangunan ekonomi telah menyadari bahwa mereka telah dengan cerdik ditipu.
Oleh
karena itu secara kritis globalisasi hanyalah sebuah trik semata dari
pihak-pihak barat untuk dapat masuk ke dalam negara-negara di seluruh dunia
dalam menanamkan hal-hal yang berkaitan dengan saling bekerja samanya seluruh
negara-negara di dunia, saling ketergantungan antar negara, pembangunan
bersama, dan hal lainnya, yang ternyata hanyalah sebuah intrik yang telah
disiapkan secara matang untuk dapat mendominasi dunia.
Pada
hakikatnya mereka (barat) sedang menjajah negara-negara di dunia ini dengan
cara yang berbeda. globalisasi itu adalah homogenisasi dan hegemonisasi. Contohnya
adalah pada dress-code atau cara berpakaian. Pada abad 20, cara
berpakaian di rata-rata pada tiap negara menjadi sama dimana kesamaan ini
adalah sama dengan cara berpakaian ala barat, yang dimana dapat menunjukan
suatu hegemoni di masyarakat luas terhadap cara berpakaian barat. Contoh kedua
adalah dari segi bahasa, dimana bahasa barat (inggris) menjadi bahasa global,
hal ini juga memperlihatkan homogenitas dan lagi-lagi menjadi sebuah hegemoni
yang mendunia sebagai western hegemonization.
Hal-hal lain pada situasi
homogenisasi dan hegemonisasi yang menjadi gaya hidup masyarakat luas juga
telah berhasil mereka masuki, sebagai contoh kasar adalah branded (merk) barat
yang telah berhasil masuk ke pasar global dan menjadikannya sebagai sebuah
lifestyle. Merk-merk ini telah berhasil mendunia dan populer, dimana hal ini
sebenarnya telah merasuk menjadi sebuah ideologi, budaya, dan komoditas yang
berpengaruh secara global. Melalui globalisasi, masyarakat luas benar-benar
diperdaya oleh konteks internasional guna mengoptimalkan pembangunan di
negaranya masing-masing. Namun yang terjadi sebenarnya mereka sedang mengalami
proses penjajahan yang intens oleh pihak barat untuk dapat mendominasi
masyarakat luas, melalui sospol, budaya, informasi, teknologi, dan hal lainnya
Dari beberapa penjelasan diatas,
dapat disimpulkan bahwa di abad 19-21 ini mendapatkan dorongan terbesar oleh
globalisasi terutama bidang ekonomi, teknologi dan globalisasi.Globalisasi
dan liberalisme pasar dikampayekan oleh para pengusungnya sebagai cara untuk
mencapai standar hidup yang lebih tinggi, namun bagi para penentangnya
globalisasi hanya kedok para kapitalis yang akan semakin melebarnya ketimpangan
distribusi pendapatan antar negara kaya dengannegara berkembang dan
miskin. Penguasaan kapital yang lebih besar dengan menciptakan pasar global
terutama di dunia ketiga yang diyakini tidak akan mampu memenuhi standar tinggi
produk global akan membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli
usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang.